Dari dapurku…

maka jangan heran, selamat menikmati…

Kacang Bawang

Posted by aku, si ibu on March 18, 2010

Bahan
1 kg kacang tanah sudah dikupas
20 siung bawang putih, iris setipis kertas
Minyak goreng
2 sdm garam dilarutkan dalam 1/2 cup air

Cara membuat
1. Rendam kacang dalam larutan garam pekat, sekitar 30 menit, tiriskan
2. Panaskan minyak, goreng bawang putih sampai warna agak tua, aduk terus, angkat, tiriskan dengan cara diurai, jangan saling menempel
3. Goreng kacang tanah dalam beberapa batch sambil diaduk
4. Masukkan 1 sdt larutan garam, aduk terus sampai kacang keemasan, angkat tiriskan
4. Jika kacang tanah selesai digoreng semua, aduk bersama bawang putih goreng, simpan dalam wadah kedap udara dan tangan, heheh cepet abis soalnya

Tips
Aturan menggoreng kacang sama saja: aduk terus, jangan ditinggalkan. Minyak panas, tapi sedang apinya (yang kompornya gak ada apinya, coba aja pegang :P). Angkat sebelum warna yang diinginkan, kacang maupun bawang putih akan terus ‘menggoreng’ pada saat sudah diangkat
Aturan menggoreng sama: coba dulu masukkan kacang kecil, segede kacang ijo, jika mengeluarkan gelembung artinya minyak siap kerja, kalo kacang turun terus diem aja, ya belon panas betul minyaknya.
Jika mencicipi atau memasukkan ke toples, kacang harus benar2 dingin, jika suhunya masih hangat, apalagi panas, masih melempem, belum kriuk2
Catatan
Proses merendam pake air membuat kacang mekar dan kriuk2nya berbeda dengan digoreng langsung. Kalau tanpa direndam, rasanya seperti kacang biasa untuk masak.
Pertama nyoba pake yang kulit, ih ngabisin waktu sekali ngelupasin kulitnya ya… Jadi biar praktis pake yang sudah dikupas saja. Eh… yang ini cepat bikinnya, cepat habisnya pula🙂
Pernah nyoba juga pake irisan seledri yang digoreng bersama bawang putih. Kenyataannya, seledri kering itu, selalu turun ke dasar toples. Percumi dong…
Ide menggarami kacang seperti pada cara membuat pada nomor 3, dari nenekku (love and miss you mih). Beliau gemar membuat kripik pisang dan menggaraminya dengan cara begitu. Garam lebih nempel dan tidak ‘mengotori’ kacang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: