Dari dapurku…

maka jangan heran, selamat menikmati…

Wajik Ketan

Posted by aku, si ibu on March 20, 2010

Bahan
250 gr beras ketan
250 ml santan
250 gr gula merah, sisir
1/2 sdt garam
daun pandan, remas2 dan simpulkan

Cara membuat
1. Rendam beras ketan bersama daun pandan, selama 2 jam, semakin lama umur berasnya, semakin lama merendam
2. Siapkan kukusan, setelah airnya mendidih, kukus beras bersama daun pandan, 30 menit
3. Didihkan santan, garam, dan gula merah, masukkan beras yang sudah dikukus
4. Aduk-aduk terus sampai tangan pegel🙂 Eh, sampai gulanya ketarik seperti rambut jika diaduk2
5. Siapkan loyang dialasi daun, olesi dengan minyak goreng tipis2
6. Tuang ketan ke loyang, tekan2 sampe bener2 padat
7. Setelah gak ada uapnya, tutup atasnya dengan plastik agar tidak kering, gak usah rapat2 sih
8. Setelah dingin betul, potong serong dengan pisau yang sudah diolesi minyak goreng tipis2

Tips dan informasi
Semakin kuat dan lama mengaduk, semakin bagus wajik, gak mudah basi
Untuk hasil potongan yang bagus: wajik bener2 padat, dipotong benar2 dingin (pengalaman saya: 1 hari kemudian lebih bagus), olesi pisau dengan minyak.

Catatan
Bentuk potongan wajik sangat khas: menyerong. Bentuk seperti itu digunakan juga menamai bentuk diamond pada kartu: wajik. Jadi kalo bentuknya gak nyerong, bukan wajik lagi namanya😀
Di tempat saya disebut: wajit ketan, atau wajit ketan beureum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: